Lj and Blogspot
LJ is definitely better. There are more ways to accessories my writing, but i dunno... blogspot is... in trend. ^^" And i've been with LJ for over a year (almost 2 years, in fact) so it's become kinda boring for me... and blogspot is new... hahahah.
Is it okay if I want to be like you, Pau? My only reason is because I ADMIRE you so much! =^^=
Fav music of the month: Talk You Down. Breakeven. All by The Script. Awesome band!!!!
Here's one of the song lyrics:
- Location:home
- Mood:
sleepy - Music:Fall for Anything
( Review - spoiler alert! )
2. Maximum Ride by James Patterson
( Review - spoiler alert! )
3. Seven Ancient Wonders by Matthew Reilly
( Review - spoiler alert! )
4. A Teenager's Journey by Richard B. Pelzer
( More )
I'm going to read more this week, and post more about what I've read before. (Ice Station, Area 7, Scarecrow).
- Location:home
- Mood:
sleepy
Begitu pintar begitu jenaka
Selalu dapat membuatku terbahak
Dengan nyanyian-nyanyian nan gombal
Dia yang di sana
Tinggi semampai mengundang dongak
Mendekat sedikit berbau asap
Tak tampan, tak kaya, namun gila
Anehnya diriku!
Mengapa aku bisa rindu?
Padanya yang berwajah sendu
Karena cinta tak terpaut
Aku kangen padanya
Aku rindu jahilnya
Aku ingin bersamanya
Seperti dulu, sebelum semua
Aku rindu.
Aku kangen.
Aku ingin bertemu.
Tidak hanya sekedar ingin, tapi aku sangat ingin.
Hatiku terkoyak
Membayangkan tak dapat bertemu lagi dengannya
Berdekatan dengan tubuhnya yang berbau asap
Tak perlu jadi kekasih, cukup dekat saja
Aku kagum padanya
Tak tahu apakah ini cinta, atau bukan?
Yang pasti ku t'lah bersedu-sedan
Deminya yang tak ada di depan mata
Aku rindu.
Aku kangen.
Aku ingin bertemu.
Dengannya yang tak tampan, tak kaya, namun gila.
- Location:home
- Mood:
sad
Di bawah sinar rembulan
Angin berhembus, rumput bergoyang
Aku ada di padang bunga
Berdansa dan berputar, menengadah ke atas
Di bawah terik matahari
Ombak memecah, angin membelai
Aku ada di pantai putih
Berdansa dan berputar, melompat di atas bumi
Hanya satu di pikiranku
Yang membuatku bertekuk lutut
Lidah bisu dan kelu
Tak bisa berhenti tersenyum
Kamu, kamu, kamu
Hei, kamu yang mencuri hatiku!
Kau tinggalkan debarannya!
Oh, betapa kuterpesona!
Kamu, kamu, kamu
Yang membuatku menari
Sang pengisi hati
Ah, aku mau... ^^
- Location:home
- Mood:
giggly
Hand in hand
Didn't know how
Didn't know when
In front of a bar
I sat, you stood
I'm 152, you're 175
On a bar chair, still, I was too short
So you heightened it
Till you could look straight into my eyes
You look incredibly serious
But it didn't ruin your divine face
Then, to my surprise
You tilted your head
Moved it forward
And gently put your lips upon mine
It wasn't like any kiss I've felt before
Not wet, but soft... and simply... beautiful
Like in a movie, I could see stars
And my heart hurt from thumping so fast
The kiss was never gonna end
Until I woke up
And weep
For I know, it was only a dream.
- Location:home
- Mood:
crushed
Whom I love, know, and care
Since the past, the present, and it began
My poem to you saying its thanks
We've been through a lot
Joyful, or not
Hearts broken and tears flow
One day it appears, one day it's gone
But thank goodness, my friend,
You're still here
Holding my hands
Tight and sure
Do you know,
When a ribbon rips
Tie it together again
And the length decreases
So does our friendship
Every time it is broken
It's getting stronger
We're getting closer, inch by inch
I can feel,
And I'm sure you can too
For this is a poem
Dedicated only for you,
My friend.
- Location:home
- Mood:
creative
Faerie Land is updated. There are a few minor changes in chapter one, regarding my friend's comment-slash-critique which I found very useful. Nothing major, though, no need to check, I just update it for my heart's content.
Chapter 2 is added. The size is humongous... I couldn't stop writing and ended up with 4000 words for the chapter 2 only. (the first chapter about 2500 words).
A lot of things are explained in chapter 2, but not all of them... as I myself haven't known it yet! This is the URL:
http://www.fictionpress.com/s/2524443/2/
Chapter three is on progress. I will update soon, but not very soon because of the final tests. Thanks!
- Mood:
creative
http://www.fictionpress.com/s/2524443/1/F
The genre is Fantasy-Romance. Leave a review if you have time.
Thanks.
Have you ever felt that life is so dull?
Times moves a hundred times slower
And waiting is such a bore?
Then I have an advice for you
Do it or dont, you'll never be sure
But why not, as we never know
What comes ahead at the end of the road
Count sheeps
Look around
See the wonderful things
Your eyes never sought before!
The orange breeze
Purple beads
Gentle wings
The nature sings!
Breathe deeply now is free
Dance merrily with your two-existent feet
Give thanks for your granted wish
And give your love a tender kiss
You might think
It's ridiculous now
But beware lad,
You will never know
- Location:school
- Mood:
creative - Music:Close to you
Dengarlah, lihatlah, fajar menyingsing
Lembaran daun di pagi hari
Bening, bersih, basah oleh air
Air mata bumi ini
Yang menangis minta kita berhenti
Tiap hari
Biasa kita sebut embun pagi
- Location:school
- Mood:
creative
Jika kamu tidak melihat
Ke lubuk hati seseorang
Yang paling dalam?
Apa guna telinga
Jika kamu tidak mendengar
Tangisan sahabatmu di waktu malam
Yang terisak ingin kau menemaninya?
Apa guna lidah
Jika kamu tidak berbicara
Mengukir kata-kata indah di atas awan
Penghibur bagi siapa yang mendengar?
Apa guna tangan
Jika kamu tidak menggapai bulan?
Melompat dan berteriak, setidaknya berusaha
Bintangmu pun dapat digenggam
Apa guna kaki
Jika setelah jatuh, kamu tidak berdiri?
Berdansa dan menari, di atas dua tumit
Bersyukur atas datangnya siang dan pagi
Apa guna semua
Jika kamu tidak memanfaatkannya?
Berkeluh-kesah sepanjang hari
Sakit kepala, lalu mati
- Location:school
- Mood:
creative - Music:Close to you
Sesuatu yang dalam jangkauan, tapi tak mungkin kuraih
Gemuruh dalam dada, bergejolak, mengguncang
Tangis meledak, mata basah oleh mimpi
Percuma, apa pun yang kulakukan
Puisi kutulis
Kata-kata indah berhamburan
Sebatas enak didengar, tidak punya arti
Kuukir jiwaku di atas kertas
Bacalah! Aku pinta!
Mengertilah... Puisi ini untukmu dari hatiku yang retak
Air mata yang menodainya, semua olehku yang berangan
Puisi ini, karya ini
Semua untukmu
Sudah ribuan kutulis
Tetap saja kamu tak tahu
Aku ingin mencintaimu
Aku ingin memelukmu
Aku ingin berbincang denganmu
Tapi ada yang menahanku
Aku benar-benar tak bisa
Mati sudah kurasa
Sakit hati menjadi panganan
Sehari-hari, selama berbulan
Aku menyukaimu!
Aku menyayangimu!
Aku mencintaimu!
Aku ingin berada di sisimu!
Dengan apa lagi aku bisa bicara
Kalau bukan dengan tulisan
Karena kata-kata hanya sampai di kuping, lalu hilang
Penuh kebohongan dan dosa
Jadi tolonglah...
Jangan hubungi aku lagi.
- Location:home
- Mood:
creative - Music:Close to you
Dengan mudah kau dapat genggamku
Kukecil, mungil, tak kuat melawanmu
Kalaupun kamu tak sengaja menginjakku
Sekalipun aku menjerit dan berontak, aku pasti tak sadar aku di bawahmu
Kukecil, mungil, suaraku tak 'kan sampai padamu
Aku bernyanyi bagi burung begitu merdu
Aku menari di atas bulan nan biru
Aku melompat, bersajak, dan berdansa di hadapanmu
Tetap saja kau tidak dapat melihatku
Kukecil, mungil, seukuran jempolmu
Tak terlihat, tak terdengar, tak terasa di telapak kakimu
Makanya, kamu jadi acuh tak acuh
- Location:home
- Mood:
blah - Music:Close to you
Hatiku gundah, lidahku pekat
Tak bergerak, tak bersua
Lemah badan di ranjang
Menangisku melihat kaca
Siapa di sana aku tak kenal
Hati tertebas oleh pedang bermata dua
Pikiran dan suara ditelan laut dan hilang
Ingin berteriak, tapi bagaimana?
Kaki lumpuh tak berjalan
Mata buta tak melihat
Telinga tuli tak mendengar
Sekarang jika kupikirkan
Sungguh bagai awan,
Terasa, terlihat, tidak terpegang
- Location:home
- Mood:
anxious - Music:Close to you
Apakah aku bisa digolongkan sebagai pujangga?
Aku 'kan menulis banyak puisi
Jadi aku pujangga, donk?!
Lalu, pujangga macam apa aku ini?
Kalau benar aku pujangga
Puisiku kebanyakan bertema cinta
Cinta monyet tak tersampaikan
Yang akhirnya hanya berhenti di lidah, lalu lupa
Banyak puisi patah hati yang kutulis
Sebagian isinya benar, sebagian isinya berlebih
Agar lebih semarah bumbu harus ditambahi
Begitu pula dengan puisiku ini
Tapi benar deh, aku masih ragu
Pujangga seharusnya bisa menuliskan kata-kata haru nan biru
Kata-kata indah bak mutiara palsu
Di makan kutu zaman tak 'kan kusut
Apa benar aku pujangga?
Hmm, siapa bisa memutuskan?
Kalau benar aku pujangga
Aku ini pujangga gombal
Hatiku berdegup
Saat melihatmu
Melintas di hadapanku
Aih, aih
Mataku mengikut
Jalanmu berlanjut
Tak menoleh padaku
Aih, aih
Aku ingin kamu tahu
Aku suka padamu
Dengarkan suara hatiku!
Aih, aih
Apa daya bisa kuperbuat?
Kau tak 'kan mendengar
Aku tak punya suara
Aih, aih
Sakit hatiku
Saat melihatmu
Melintas di hadapanku
Dan aku,
Hanya bisa diam merenung
- Mood:
creative
You're cute
You're strong
You say gentle things to me
Speak up your thoughts
Ask what I was doing
You're cool
You're smart
You're hot
You act like you're innocent
Though in fact you're quite not
Exactly the opposite, but I appreciate your honesty
You
You
You
That, I like
- Mood:
creative
I'm scared
Of death
Because if I die
I can't see, hear, nor write
I'm afraid
I wouldn't have time
To apologize, confess, or do something
For you, at least
So this poem,
In-case-I-die-suddenly
And-don't-have-time-to-spare,
Is my last words
I love you
I love you
I love you
Like The Beatle's 'Michelle'
I love you
And I'm sorry
For not saying it earlier,
I love you
- Mood:
creative
2 cups of 'meeting him/her often'
4 oz. of 'closeness'
356 gr of 'thinking: "he likes me!"'
A splash of courage
3 handful of confusion
A cup of other people's influence
A bucket of hope
Mix it together and bake it
For 12 years
Then it is ready
For you to throw away
- Location:home
- Mood:
creative
